Ribuan awardee atau penerima beasiswa LPDP RI di berbagai kota/kabupaten di 27 provinsi memulai gelaran Massive Action 2019, Kamis (21/2/2019).

Dalam gelaran ini, mereka mendatangi sekolah-sekolah dasar dan sederajat untuk menebarkan pesan-pesan kebaikan kepada para pelajar SD.

Di antaranya ajakan untuk mengurangi penggunaan plastik, ajakan untuk hidup hemat dan sehat, serta memperkenalkan mereka pada profesi-profesi yang digeluti oleh para awardee beasiswa LPDP serta alumninya.

Massive Action 2019 yang mengusung tajuk ‘Kami Kembali Untuk Mengabdi’, hari ini digelar di sejumlah daerah dan akan diikuti oleh daerah lain hingga 25 Februari 2019 mendatang.

Dari 27 provinsi yang dilibatkan, pelaksanaan Massive Action 2019 hari ini meliputi wilayah Pontianak, Medan, Sulawesi Selatan, dan Depok.

Salah satu yang menarik, dalam pelaksanaan Massive Action 2019 di SD Al-Islamiyah, Depok, tak sedikit para pelajar SD yang memiliki keinginan untuk ‘bekerja’ sebagai Youtuber. Hal ini menunjukkan bahwa saat ini jenis-jenis profesi yang dikenali oleh anak-anak telah semakin berkembang seiring dengan perkembangan teknologi dan media sosial.

Para pelajar SD Al-Islamiyah Depok mengikuti pelaksanaan Massive Action 2019 yang digelar oleh para awardee LPDP, Kamis (21/2/2019). Sumber : ist

Seperti diberitakan sebelumnya, setelah sukses dengan Massive Action pertama pada 2018 silam, ribuan awardee atau penerima beasiswa LPDP (Lembaga Pengelola Dana Pendidikan) RI kembali menggelar aksi serupa bertajuk Massive Action.

Berbeda dari gelaran Massive Action tahun lalu yang menyasar SMA dan sederajat, Massive Action 2019 kali ini menyasar para pelajar SD dan sederajat di 27 Provinsi. Kegiatan ini juga didukung penuh oleh Bank Mandiri yang menyediakan alat-alat tulis untuk para siswa.

Massive Action 2019 yang merupakan rangkaian dari acara Sarasehan LPDP, kali ini digelar serentak mulai 21 Februari 2019 hingga 25 Februari 2019.

Dalam pelaksanaan di daerah, Massive Action 2019 akan digarap oleh awardee LPDP yang tergabung dalam Mata Garuda Daerah di Provinsi Aceh, Jambi, Riau, Bengkulu, Sumatera Barat, Sumatera Utara, Sumatera Selatan, Lampung, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, DI Yogyakarta, Kalimantan Barat, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Maluku, Maluku Utara, dan Papua.

LPDP berkeinginan untuk melakukan sebuah gerakan pengabdian dengan memberikan edukasi kepada aset masa depan Indonesia sejak usia dini.

Menurut Christian Hutabarat, ketua pelaksana Massive Action 2019 di tingkat nasional, kegiatan ini diharapkan bukan menjadi seremonial semata, namun merupakan langkah awal dari pengabdian-pengabdian besar penerima beasiswa LPDP lainnya.

“Kegiatan ini memberikan kesempatan kepada awardee LPDP untuk melakukan aksi nyata dalam melakukan sebuah kontribusi kebermanfaatan kepada masyarakat secara masif dan serentak pada skala nasional,” katanya melalui pernyataan tertulis yang diterima redaksi.

“Upaya itu juga sebagai bentuk menanamkan pemikiran kepada awardee tentang pentingnya untuk selalu berbagi dan turut aktif memberikan edukasi kepada generasi selanjutnya semenjak usia dini,” sambungnya.

Sementara itu, Plt Direktur Utama LPDP, Rionald Silaban, menyampaikan bahwa LPDP akan terus melakukan perluasan akses dan pemerataan penerima beasiswa ke seluruh daerah untuk mempersiapkan pemuda Indonesia dalam menghadapi revolusi industri 4.0.

“Sejak awal diluncurkan pada 2013, saat ini tercatat ada 20.255 awardee LPDP untuk program magister, doktoral, dokter spesialis, dan tesis baik dalam maupun luar negeri. Kurang lebih delapan puluh persen beasiswa akan dialokasikan untuk program afirmasi bagi masyarakat di daerah 3T, PNS/TNI/Polri, Beasiswa Unggulan Dosen Indonesia, dan Beasiswa Santri,” urainya.

Selain Massive Action, terdapat beberapa rangkaian acara dalam Sarasehan LPDP 2019. Pertengahan Maret mendatang, seluruh penerima beasiswa LPDP akan diundang untuk hadir dalam Gala Awardee.

Sarasehan LPDP juga akan memfasilitasi para penerima beasiswa untuk mengembangkan karir dan berjejaring dengan sesama awardee dalam acara bertajuk Pojok LPDP.

Mereka akan digabungkan dalam tiga peminatan karir, diantaranya akademisi, entrepreneur, dan profesional. Sarasehan ini diharapkan dapat menjadi wadah bagi seluruh insan LPDP terutama awardee dan alumni untuk membangun kolaborasi yang dapat dirasakan manfaatnya bagi masyarakat secara luas.

Erbi Setiawan, Ketua Pelaksana Sarasehan LPDP 2019 menyebutkan bahwa awardee LPDP adalah laboratorium intelektual bangsa Indonesia yang harus dimanfaatkan untuk membangun bangsa Indonesia.

“Lebih dalam lagi, perlu disadari bahwa awardee LPDP hadir di tengah masyarakat tidak hanya menjadi generasi penerus bangsa, tapi juga melengkapinya sebagai generasi pelurus bangsa,” ujarnya.

Sementara itu, koordinator pelaksanaan Massive Action 2019 di Jawa Timur, Fenty Ratna Indarti, mengatakan bahwa sebanyak 6 kota/kabupaten di Jawa Timur akan terlibat.

“Di Jawa Timur akan kami mulai serentak, besok (22/2/2019). Daerah yang terlibat meliputi Kabupaten Sumenep, Bangkalan, Jombang, Kediri, Gresik, dan Malang,” ujar Fenty melalui press release.

 

Baca Juga : Lewat Massive Action 2019, Awardee LPDP Ajak Anak Kenali Bahaya Penggunaan Plastik