CHANNEL8.ID – Andai masih hidup, Steve Irwin, ikon konservasi yang mendapat julukan “Pemburu Buaya” seharusnya berumur 57 tahun, kemarin, 22 Februari 2019.

Untuk mengenang pakar zoologi yang meninggal 4 September 2006 di Queensland tersebut, Google bahkan sempat menjadikannya Google Doodel yang menyentuh.

Seperti diketahui, sejak kecil Irwin sudah akrab dengan reptil, khususnya buaya. Perkenalannya dengan makhluk tersebut terjadi pertama kali ketika sang ayah mengajaknya ke taman reptil di Australia.

Sejak saat itu, kecintaannya terhadap buaya semakin besar. Dia kemudian mulai menggeluti buaya hingga kemudian terlibat dalam acara televisi.

Salah satunya, dia terlibat dalam program manajemen buaya secara sukarela di Pantai Timur Queensland. Dengan kelompok itu, dia menangkap dan merelokasi buaya air asin yang terancam punah meski merupakan reptil terbesar dan paling ganas di bumi saat ini.

“Kami sedang mencari buaya super,” kata Irwin dalam episode berjudul ‘Pencarian Buaya Super’ yang ditayangkan di season kelima program The Crocodile Hunter di Animal Planet, Juli 2004.

BACA JUGA : Burung Tertua di Dunia. Usia 68 Tahun Masih Kawin dan Bertelur

BACA JUGA : Bumi Makin Hijau Dibanding 20 Tahun Lalu Karena China dan India

Di episode tersebut, Irwin bekerja bersama tim ahli buaya berpengalaman yang menggunakan teknologi terbaru untuk mencari buaya air asin yang misterius.

Dikutip dari inverse.com, andai Irwin tidak memberi perhatian lebih pada predator puncak hiperkarnivora tersebut, maka bisa jadi spesies itu akan lebih sulit ditemukan. Namun karena perhatiannya, upaya konservasi terhadap buaya air asin menjadi lebih besar. Hingga akhirnya, buaya air asin berubah statusnya dari spesies terancam menjadi “yang paling tidak memprihatinkan” dalam daftar merah IUCN.

Meski hampir seluruh hidupnya didedikasikan pada reptil, namun Steve Irwin meninggal dunia karena disengat oleh ikan pari ekor pendek pada 2006 saat ia sedang snorkeling di perairan dangkal di Queensland, Australia.

Kematian Steve Irwin sendiri meninggalkan warisan kepada seluruh generasi untuk lebih berpikir dan bertindak secara hati-hati, serta memberikan perhatian lebih kepada kehidupan liar dan upaya konservasinya.