CHANNEL8.ID – Kabupaten Sumenep di Pulau Madura menjadi salah satu lokasi yang didatangi para penerima beasiswa LPDP (Lembaga Pengelola Dana Pendidikan) beserta alumninya yang terlibat dalam aksi serentak bertajuk Massive Action 2019.

Berbeda dari kebanyakan daerah lain, di Sumenep, Massive Action 2019 LPDP digelar di dua tempat pada waktu yang berbeda. Setelah sukses digelar pada 23 Februari 2019 di MI Al-Karimiyah, Desa Beraji, kegiatan serupa digelar di SDN Gapura Barat I pada 26 Februari 2019.

Tak berbeda dengan di MI Al-Karimiyah, antusiasme para pelajar SDN Gapura Barat 1 tak kalah heboh. Ulfah Abqari, koordinator pelaksana Massive Action 2019 di Kabupaten Sumenep menuturkan bahwa dia tidak pernah menyangka bahwa respon dan antusias para murid di SDN Gapura Barat I sangat tinggi.

Setelah disampaikan beberapa materi tentang pengenalan berbagai macam profesi akhirnya para siswa tidak lagi menyebut 3 profesi ini, ‘dokter’, ‘guru’, dan ‘presiden’ sebagai profesi paling favorit. Setelah ditanya beberapa ada yang menjawab ingin menjadi koki, pilot, polisi, bahkan CEO.

Bukan itu saja, setelah disampaikan materi pentingnya mengurangi penggunaan plastik dan diputarnya video dampak apa saja yang bisa diakibatkannya serta penguraianannya yang membutuhkan waktu hingga 100-500 tahun lamanya, para siswa SDN Gapura Barat I mengekspresikan wajahnya yang begitu tergugah hingga berani berkomitmen dan mengucapkannya serempak di kelas untuk diet penggunaan sampah plastik.

Ulfah yang juga pengurus divisi Sosial dan Pengembangan Masyarakat di Mata Garuda Jawa Timur menambahkan, Massive Action 2019  merupakan salah satu bentuk pengabdian dan tugas nyata Alumni LPDP.

Koordinator pelaksana Massive Action 2019 LPDP di Sumenep, Ulfah Abqari menjelaskan mengenai bahaya penggunaan plastik kepada para pelajar SD di Sumenep.

Dengan terlaksananya Massive Action hingga di 26 provinsi, Ulfah meyakini bahwa alumni LPDP mampu bergandengan bersama-sama sebagai calon pemimpin Indonesia selanjutnya untuk serempak menuntaskan isu-isu yang terjadi di Indonesia.

“Kegiatan ini, perlu diingat bahwa kami telah meletakkan batu pertama melalui kegiatan massive action ini, itu pesan dari dosen saya di FKM UNAIR. Sehingga kami berharap kegiatan ini bersifat berkelanjutan dan benar-benar mampu membentuk kesadaran para siswa dan diaplikan dalam hidup sehari-hari,” kata Ulfah melalui pernyataan tertulis.

Sebelum kegiatan Massive Action digelar, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep, Muhammad Saidi, mengatakan bahwa pihaknya menyambut baik kegiatan tersebut dan berharap agar seluruh SD di Sumenep dapat dijangkau.

Demikian pula dengan Nur Aini, perwakilan kepala SDN Gapura Barat 1.

“Pihak sekolah SDN Gapura Barat I sangat menyambut baik dan senang setelah melihat kegiatan ini mampu memberikan rangsangan yang baik dan sangat bermanfaat bagi siswa siswi untuk semangat meraih cita-cita,” tutur Nur Aini.