Di masyarakat banyak mitos ibu hamil yang beredar. Mitos-mitos seputar kehamilan ini perlu diluruskan agar tidak terjadi salah paham.

Lalu apa saja mitos kehamilan tersebut? Berikut penjelasannya :

1. Morning Sickness Terjadi Pada Semua Ibu Hamil?

Ternyata, tidak semua ibu hamil pasti mengalami morning sickness. Pada beberapa kasus, tutur Hendera, kondisi ini dapat dihindari atau dikendalikan.

Menghindari morning sickness dapat dilakukan dengan cara menghindari makanan yang berlemak, makanan yang dimasak dengan cara digoreng, dan makanan yang berbumbu tajam.

Dengan mengindarinya, ibu hamil akan dapat terhindar pula dari mual dan muntah pada pagi hari.

2. Ibu Hamil Boleh Mengonsumsi Alkohol dengan Jumlah Sedikit

Faktanya, ibu hamil wajib menjauhi alkohol guna menghindari risiko Fetal Alcohol Syndrome (FAS) atau sindrom alkohol janin.

Fetal Alcohol Syndrome dapat menganggu janin sehingga mempengaruhi kecerdasan, perilaku, hingga gangguan fisik pada janin seperti kesehatan jantung dan ginjal. Bahkan dapat memperbesar risiko bayi lahir secara prematur.

Oleh karena itu, ibu hamil wajib menghindari makanan atau minuman yang mengandung alkohol meskipun dalam kadar yang sedikit.

3. Ibu Hamil Tidak Boleh Berolahraga

Faktanya, seseorang yang sedang hamil, sebenarnya boleh-boleh saja menjalani olahraga selama dinyatakan dan diperbolehkan oleh dokter.

Namun, yang harus diingat adalah melakukan olahraga yang tidak terlalu berat dan disesuaikan oleh kondisi kehamilan. Untuk mengetahui olahraga apa yang diperkenankan, sebaiknya berkonsultasi dulu dengan dokter.

4.  Ibu Hamil Harus Makan dengan Porsi Dua Kali Lipat

Ternyata, ibu hamil sebaiknya tidak makan dengan porsi dua kali lipat dari biasanya.

Karena  pada ibu hamil, yang seharusnya diperbanyak ialah nutrisi bukan porsi makanan yang dikonsumsi.

Makan dengan porsi terlalu berlebihan malah bisa membuat berat badan ibu hamil meningkat tajam. Padahal, masing-masing ibu hamil memiliki batas maksimal kenaikan berat badan yang telah diukur sebelum kehamilan.

Lebih baik, ibu hamil memperbanyak nutrisi dengan makan makanan yang di antaranya mengandung tinggi protein nabati dan hewani. Serta meningkatkan konsumsi sayur-sayuran.

5. Berhubungan Badan Saat Hamil Dapat Membahayakan Janin

Faktanya, berhubungan badan selama hamil, ternyata tidak membahayakan janin yang dikandung.

Selama tidak ada masalah, berhubungan badan selama masa kehamilan masih bisa dilakukan.

Kegiatan tersebut malah bisa membantu dalam proses melahirkan kelak.

6. Tidak Boleh Minum Air Dingin Selama Hamil

Di masyarakat juga berkembang mitos bahwa selama hamil, seseorang dilarang minum air dingin atau air es.

Padahal yang tidak diperbolehkan adalah menambahkan air es dengan gula.

7.  Ibu Hamil Tidak Boleh Minum Kopi Sama Sekali

Faktanya, sebuah penelitian dari American College of Obstretricians and Gynecologist mengatakan kafein kurang dari 200 mg tidak meningkatkan risiko keguguran atau kelahiran prematur.

Jadi, kafein boleh dikonsumsi oleh ibu hamil asalkan tidak lebih dari 200 mg.

Apabila melebihi takaran tersebut, Hendera menuturkan, akan meningkatkan risiko bayi lahir prematur. Selain itu juga dapat menganggu perkembangan fisik dan mental pada janin.

9. Ibu Hamil Tidak Boleh Mengonsumsi Jamur

Faktanya, ibu hamil boleh mengonsumsi jamur. Asalkan jamur tersebut telah dimasak sampai matang.

Apalagi, berdasarkan percobaan, jamur juga mengandung antioksidan yang bermanfaat bagi tubuh. Salah satunya dapat menekan sel kanker atau tumor.

Salah satu jamur yang sangat baik bagi kesehatan adalah jamur shiitake, maitake, dan enoki.

Baca Juga : Mempelajari Manfaat Seledri untuk Ibu Hamil dan Janin

Baca Juga : Terobosan Baru Budidaya Udang Vaname Dengan Teknologi Freeneg, Masa Panen 2 Kali Lebih Cepat

 

Sumber : Tribunnews.com